Tampilkan postingan dengan label curahan hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label curahan hati. Tampilkan semua postingan

13 April 2009

..akhirnya..

Akhirnya, pangeran berhati putih itu datang. Menghampiri ia yang memang telah menunggu sekian lama. Dengan kebersahajaan yang diidamkan. Dengan segenap keistimewaan hanya baginya. Dan semua mimpi kelak kan jadi kenyataan.
Ya Tuhan, izinkanlah mereka kelak terbang bersama-sama. Lindungi dan berkahi perjalanan menuju genapnya setengah dien. Amin.

01 Februari 2009

Kurus vs Gemuk vs Sehat

"Gak coba dicek aja ?" tanya mama saya.

"Dicek apa ma ?" tanya saya kaget.

"Apa ada masalah dengan kesehatanmu." kata mama lagi

"Ha, kenapa memang ma?" saya tambah kaget. Apakah saya terlihat sakit ? Soalnya saya sedang merasa sangat sehat. Secara juga meskipun saat ini profesi saya adalah ibu rumah tangga tapi saya juga.. dokter umum geetoo.. hehe

"soalnya kamu kurus.." kata mama

................: 0....................................



Mama bisa aja bikin kaget. Bukannya mama juga yang menikah dengan papa yang bertubuh kurus, maka walhasil saya punya bakat genetik untuk jadi orang kurus.. hehe.

Tapi timbangan saya memang sudah seperti saat saya sedang "heavy duty on coass" dengan jadwal jaga malam, ujian, banyak tugas serta kegiatan bergadang juga pola makan yang kurang teratur. Atau sama juga seperti saat saya hamil rasyid trimester pertama dimana terdapat mual muntah atau penurunan nafsu makan. Dan kondisi saya saat ini yang sedang menyusui tentu kadang mengundang pertanyaan. Bagaimana dengan ASInya? Dan semua pihak menyarankan agar saya makan lebih banyak lagi.

Padahal seperti juga kebanyakan ibu menyusui lainnya, saya juga cepat lapar dan haus. Disamping makan 3 x sehari dengan porsi lebih banyak dari biasanya, saya juga minum susu untuk ibu menyusui. Jika susu tersebut sudah habis, saya kadang minum susu kental manis coklat 2 x sehari. Jika sedang tersedia saya juga minum sirup rasa melon atau coco pandan. Juga minum segelas besar teh manis. Toples kue mama atau mama mertua saya juga makin lama isinya makin berkurang karena diantara waktu makan saya juga ngemil. Jika masih lapar saya membuat mie goreng atau kuah. Dan jika dibuat daftar apa saja yang masuk perut saya tentu akan panjang sekali.

Disisi lain, suami saya sedang ingin menurunkan berat badannya. Padahal rasanya semua ingin selalu kami bagi bersama, termasuk makanan. Jika tersedia 2 makanan, tentu kami akan menikmati masing-masing. Namun jika hanya satu, kami akan berbagi rata, atau saya relakan untuk suami. Mungkin jika rasyid sudah besar nanti jika hanya satu maka makanan itu untuk rasyid. Jika ada 2, dan rasyid mau keduanya juga untuk rasyid, atau jika tidak yang satunya akan kami bagi bersama lagi.

Mungkin suatu saat nanti saya bisa menjadi gemuk. Mungkin setelah melahirkan adik-adik buat rasyid (mau punya anak berapa sii..??). Namun, kurus, sedang ataupun gemuk, yang terpenting diatas itu semua adalah sebuah nikmat yang besar yang diberikan Allah SWT yaitu berupa nikmat kesehatan, bagi saya, suami, rasyid juga keluarga saat ini.

Semoga kami bisa menjaganya.



10 April 2008

Malut belum Bergubernur

Sampai saat ini pilkada atau pemilu gubernur maluku utara belum menghasilkan keputusan pasangan siapa yang sebenarnya akan mengemban amanah memimpin Maluku Utara. Hal ini bikin sedih juga, karena tidak seperti daerah-daerah lain yang akhirnya pemimpin telah terpilih dan dilantik hingga dapat mulai menjalankan amanahnya, Maluku Utara masih berkutat dengan masalah yang sama, bahkan tak jarang disertai demo, unjuk rasa dan tindakan anarkis yang dilakukan dari para pendukung kedua pasangan, Thaib Armayn-Abdul Ghani Kasuba ataupun Abdul Ghafur-Abdurrahim Fabanyo.

Berita terakhir adalah bentrok pendukung salah satu pasangan dengan polisi, yang ditayangkan salah satu stasiun televisi dan membuat hati saya miris. Penangkapan orang yang dicurigai sebagai provokator dilakukan hingga masuk ke rumah-rumah penduduk. Terdapat ibu-ibu yang histeris atas tindakan polisi tersebut.

Kota Ternate yang aman terkadang terusik dengan sesekali demo-demo di depan kantor gubernur, jalan-jalan protokol, atau kantor DPR serta KPUD. Padahal tanpa adanya tindakan anarkis yang mengerikan, Ternate adalah kota indah di tepi laut yang membuat saya merasa senang berjalan mengitarinya. Pernah dengan mobil ambulans Puskesmas Makian saat suami saya masih bertugas dikecamatan Pulau Makian sebelum ambulans tersebut diboyong ke pulau. Pernah pula dengan berjalan kaki saat mencari sarapan pagi hari bersama suami ataupun saat mencari makan malam hari di warung-warung tenda yang ramai berjejer sepanjang swearing tepi laut berdekatan dengan kantor gubernur. Kota yang tidak begitu luas, jalanannya yang belum begitu semrawut oleh kendaraan dan polusi yang belum terlalu tinggi membuat perjalanan kaki di kota Ternate tidak begitu melelahkan. Bahkan bila tanpa saya, kabarnya suami biasa menempuh rute yang lebih jauh dengan berjalan kaki jika ia harus berkeliling seputar kota Ternate.

Maka pesan saya pada suami yang saat ini masih menjalankan tugas di Maluku Utara serta kemungkinan sering berkunjung ke Ternate adalah agar ia berhati-hati melewati jalan-jalan jika sedang berlangsung demo. Serta berdoa agar kepemimpinan Maluku Utara segera terbentuk dan semua pihak dapat berlapang dada menerima hasil keputusan pemilu gubernur ini siapapun yang terpilih nanti.

01 April 2008

Tentangmu...

tentangmu..
yang kini berada dalam relungku
denyut yang saling bersatu
tak terpisahkan

tentangmu
anugerah terindahku kini
mukjizat terbesarku
kan kujaga selalu

tentangmu
untaian doa tak putus
himpunan asa dan harapan
dalam indah sebentuk cinta

kutunggu cahayaku
hingga kita berjumpa
dan tak kan terpisahkan